27
Maret 2013
_Bulan yang selimut di trotoar
Ada yang menunggu gigil
Setelah hujan mencurinya dari kabar
siang
Berhadap-hadap
Melaju waktu dengan harap
Bulan beristirahat di luar
Tangan yang mengilang di dadanya
Malu-malu mengintipku
Kerinduan yang tetap melaju tanpa batas
Tak terhalang
Manjamu itu
Menyusup bersama keruh
Pengabdian
Seperti jeruji
Mengikat gerak segala rasa
Memintu sudut rindu
Lalu sepi datang merayu
Kian terhentak detak mengukir wajahmu
Katakan pada pejalan malam dan yang
duduk-duduk di emperan
Aku masih disibukkan dengan sisa waktu
Dan tetap mengeja namamu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar