22
April 2013
_Berteriak cinta
Yang berbugkus pelangi muda di matamu
Lihatlah!
Betapa indah
Sebelum pagi menyunting
Embun perawan jatuh
Menucikan kening, dan
Sekujur badan
Angin yang tak begitu santer
Menjaring lembut kulitmu
Meletup-letup riuhnya membiru
Terpantul dari dasar mata
Aku lupa menemukan pelangi
Pada sela-sela pepohon
Dari langitnya muda
Menuruni tapak pelangi
Tercipta untukmu
Akan mengisahkan tawa yang
berkepanjangan
Tentang kita berdua
Prasasti menunggu patah di dahan
sejarah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar