24
Maret 2013
_Lamban namun nyata
Pegangan erat tangan kita
Melambai
Dengan satu hentakan
Berbarengan
Maju mundur seiring senyum yang
mengembang
Di dua bibir
Dan mata kian gemulai
Menari bahagia saat bersana
Adalah hidup yang sempurna
Sementara dunia akan jauh menyepi dari
gemerlap lampu-lampu
Selanjutnya membisu
Ketika laut rindu menyapa
Dan itulah kematian dalam sabar
Sadar akan menunggu waktu
Akan tetap menanti
Menjadi mempelai
Yang bagaikan putra raja berkendara kuda
Sebilah keris menyelip di dada penanda
keperkasaan
Siap menjaga dari semua kejenuhan dalam
perjalanan
Nanti
Pada saat itu
Akan ada pembuktian nyata cinta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar