Sabtu, 20 April 2013

27 Januari 2013



27 Januari 2013
                                                                                                                             
_Jarak tak mampu mendefinisikan cinta
Yang telah mampu mendudukkanmu
Dalam ruang hati yang hampa
Kekosongan penghuni dari jutaan Dewi
Namun hanya Sri Kandi
Mampu mengalungkan selendang bidadari
Lewat mata berpelangi mega
Lalu dengan apa akan aku tampung
Bahagia yang merajalela disekujur tubuhku??
Derap puja
Sesajen purnama
Membisikkan bayangmu menjadi mimpi
Dan menyeretnya dalam dunia nyata
Kamulah kenyataan itu
Tembok jembatan mengurai kecepatan
Deru emosi menghantui
Jikapun aku harus berpapasan dengan api
Yang disulutnya dari belakang pekarangan rumahnya
Maka aku relakan terbakar
Dan hangus menjadi kenangannya


Tidak ada komentar:

Posting Komentar