27 Januari 2013
_Jarak
tak mampu mendefinisikan cinta
Yang
telah mampu mendudukkanmu
Dalam
ruang hati yang hampa
Kekosongan
penghuni dari jutaan Dewi
Namun
hanya Sri Kandi
Mampu
mengalungkan selendang bidadari
Lewat
mata berpelangi mega
Lalu
dengan apa akan aku tampung
Bahagia
yang merajalela disekujur tubuhku??
Derap
puja
Sesajen
purnama
Membisikkan
bayangmu menjadi mimpi
Dan
menyeretnya dalam dunia nyata
Kamulah
kenyataan itu
Tembok
jembatan mengurai kecepatan
Deru
emosi menghantui
Jikapun
aku harus berpapasan dengan api
Yang
disulutnya dari belakang pekarangan rumahnya
Maka
aku relakan terbakar
Dan
hangus menjadi kenangannya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar