22 Februari 2013
_Derit pintu berdering-dering
Bersama jemari angin menggelitikku
Dalam rindu yang gigil
Terisak tangis bulan
Membawa awan sepi dan teringat wajahmu
Selalu dengan dekap mesra
Hangat membanjiri lautku
Bukan karena sedih
Tapi deritnya menyayat pilu
Memelas bibir
Menakar surya yang turun bersama
bianglala
Ruang kerja terseret ke dalam hatimu
Yang memintal pena
Dan memerahnya menjadi oretan sejarah
cinta
Kisah nyata kau dan aku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar